CERITA MENIKAH HENNY DAN RINO




17 Agustus 2014, 5 tahun 3 bulan yang lalu, adalah tepat hari dimana saya dan suami resmi menjadi pasangan halal. Ya, kami menikah tepat pada saat Indonesia merayakan HUT Dirgahayu nya yang ke-69 tahun.

Momen tersebut seriously dipilih kangmas suami, karena sehari setelahnya adalah hari kelahiran saya, 18 Agustus 1990 yang artinya ia ingin hari pernikahan kami bisa berdampingan dengan hari kelahiran nya, sebagai bentuk rasa syukurnya. Lucu memang, tapi saya sangat menghargai cara ia menempatkan saya di tempat special dalam hidupnya. MasyaAllah Tabarakallah..

Sudah lama sekali saya ingin membuat semacam review ala-ala, latah lihat para blogger senior punya artikel wedding review yang sumpah kece nya gak ketulungan. Daa aku mah apa atuh, cuma runtukan rempeyek udang rebon, bisa nikah aja udah syukur Alhamdulillah hahaha.. Segala gegayaan pake bikin wedding review macam gituan.

Well, kita sebut saja ini cerita nikah, pengalaman yang sayang dilewatkan untuk diceritakan. Bukan cerita pamer atau umbar aib wakakakak.. Hanya untuk melengkapi cerita hidupku dalam blog ini. Indeed, this story should be a part of this blog. That is all.

Meskipun saya gak mau mengulang, namun setelah 5 tahun berlalu ternyata baru sadar, banyak banget kisah dan pengalaman hidup yang ingin saya koreksi, utamanya kisah pernikahan kami. Banyak hal unfaedah yang saya pelihara saat itu hahaha..

Stop berandai andainya ah, mencoba me-reframing aja, itu cara yang paling nyata dan positif yang bisa diperbuat. *MulaiGalak

Jadi ceritanya begini, dimulai dengan acara lamaran di tanggal 09 Februari 2014, di acara tersebut tanggal pernikahan pun ditentukan, berhubung kedua pihak keluarga berkumpul. Dan jatuhlah rencana pernikahan kami pada tanggal 18 Agustus 2014.

Nah artinya saya dan Kangmas saat itu punya waktu 6 bulan untuk persiapan pernikahan yang lebih real. Real? Kamsud nya gimana tuh? Jadi memang rencana pernikahan sudah jadi bahasan utama saya dan kangmas setiap kali bertemu sewaktu itu, planning nya memang sudah kami mulai buat sejak Agustus 2013 dan Alhamdulillah bisa ter-realisasi setahun kemudian.

Keribetan apa aja sih yang kami lalui saat itu, selama 6 bulan menuju hari pernikahan, inilah dia saya rekap dalam part-part sbb :


1. ADMINISTRASI KUA


Momen maksi terakhir bersama sebagai lajang sepulang dari KUA

Hal pertama yang di lakukan kangmas adalah melengkapi syarat-syarat dokumen pengajuan ke Kantor Urusan Agama (KUA). Waktu itu sih yang melengkapi segala dokumen secara keseluruhan adalah si Kangmas, sempet di ajak pulang kampung ke Purwokerto juga, jadi untuk persyaratan apa saja, bisa di googling 

(Baca juga : Cerita Pulang Kampung dan Baturaden)

Fyi :

àBiaya akad nikah di KUA Rp. 0

àBiaya akad nikah di luar KUA dan di hari non-kerja (Sabtu-Minggu) Rp. 300.000

Berhubung kami menikah di RSG dekat rumah kami (di luar KUA) dan menikah di hari Sabtu 17 Agustus 2014, jadi kami dikenakan biaya tersebut diatas. Alhamdulillah akad berlangsung dengan baik, jam nya pun di ubah sepihak oleh pihak KUA, dari rencana jam 08.00 maju jadi jam 07.00.


2. JUMLAH UNDANGAN DAN DAFTAR TAMU


Para saksi akad nikah kami.

Kami tidak mengundang banyak kawan dan kerabat, hanya sekitar 150 orang teman saya dan kangmas, serta 200 orang tamu ortu kami. Total sekitar kurang lebih 400 orang undangan.

Ini penting, jumlah orang yang diundang sangat berpengaruh terhadap porsi catering. Jika jumlah undangan sudah fix, barulah bisa dikira-kira, akan mengambil paket untuk berapa orang. Jika undangan ada 400, berarti harus mempersiapkan catering untuk 800 orang. Jika jumlah undangan ada 500, berarti harus mempersiapkan catering untuk 1000 orang. Jika sudah tau berapa orang yang diundang, barulah bicara ke budget.


3. DEKORASI, PELAMINAN, MAKE-UP, BAJU PENGANTIN, FOTO & VIDEO


Kala itu kami beruntung bisa menyewa jasa pelaminan dari Bu Ros, yang lokasi  nya dekat dengan tempat kami tinggal. Worth it lah, satu paket jasa senilai sekian rupiah sudah lengkap berupa : 


àMake-up pengantin, 3 kali touch up.


Makeup Siang, terfavorit!

Makeup Akad

Makeup Sore


àBusana pengantin 3x ganti.


Akad putih, siang merah, sore biru ala-ala india.

àMakeup dan Busana 4 ortu.


Bersama ortu


àMakeup dan Busana 5 pager ayu.

One of the best part of my wedding was you gals!
Ki-Ka : Dewi, Mela, -Groom&Bride-, Jule, Caecil, Venny.

àPelaminan, dekorasi, bunga hidup, tenda, kursi, alat prasmanan, hias kamar pengantin  dan kelengkapan acara lainnya.


Dekorasi minus penganten.

Penganten :)

àDokumentasi akad dan resepsi (foto, video shoot dilengkapi kaset video dan album foto kece badai)

Alhamdulilah cukup memuaskan, cuma satu yang bikin ganjel, make-up dan busana akad (warna putih) tidak sesuai dengan yang sudah disepakati pada saat fitting. Harusnya sejenis gaun gitu, supaya bisa menutupi tubuhku yang kuyus ini hiks.. Hiks.. Makeupnya juga ngeri banget, mas bojo sampe takut lihatnya wakakaka.. tapi termaklumi, karena makeup kedua lebih baik dari sebelumnya.


4. PANITIA


Panitia

Ucapan terimakasih buat seluruh panitia dan seluruh pihak-pihak nya membantu jalan nya pelaksanaan pernikahan kami kala itu. Kami tak bisa membalas banyak. Semoga Allah membalas semua kebaikan kawan, dan kerabat sekalian dengan berlipat kebaikan. Aamiin.


5. CATERING



àMenu utama : nasi putih, nasi ketan kuning, teriyaki, karedok, rujak atau acar, sayur krecek, sayur sop, kerupuk, buah, dll.

àMenu cemilan: Aneka kue dan minuman.

Apalagi ya.. Sayang sekali saya gak liat dan gak cicipin semuanya. Yang saya ingat waktu itu makanan memang hampir mubazir karena tersisa banyak. Tapi mama berinisiatif membagikannya ke tetangga dekat kami. Gak recommended untuk di share kontak penyedia jasa catering yang saya sewa waktu itu, soalnya saya sendiri gak puas qiqiqi..

Point penting, untuk urusan masak memasak dan urusan dapur lainnya, lebih nyaman memang menyewa jasa, dan tidak merepotkan kerabat atau tetangga.


6. LOKASI AKAD-RESEPSI DAN HIBURAN


Lokasi Akad
Hiburan.
Yuliastuti, thanks for your sweet song, sis.. :)

Akad dan resepsi nya dilaksanakan di RUANG SERBA GUNA disekitaran rumahku. Alhamdulillah, sudah dapet persetujuan dari RT dan RW setempat. Tempatnya lumayan luas dan nyaman.


7. KARTU UNDANGAN
Undangan Online

Undangan Tipe 2

Undangan Tipe 1

Untuk blueprint undangan tipe 1, saya mendesainnya sendiri, berhubung saya sedikit-sedikit bisa desain. Sedangkan jasa cetaknya dan desain cetaknya saya memakai jasa undangangulungdotcom. Alhamdulillah yang ini saya puas sekali. Undangan ini dikhususkan untuk kawan-kawan kaula muda saya dan kangmas.

Undangan tipe 2, desain simpel saja ditempat cetak dekat rumah.  Undangan ini diperuntukan untuk teman dan kerabat ortu kami, desainnya lebih sopan dan gak neko-neko qiqiqi..


8. SOUVENIR



Gantungan Kunci

Bros

Cherish Hand Made


Souvenir ada 2 tipe, yang pertama semacam gantungan kunci super murah, beli online, buat alternatif pas souvenir utama habis.

Yang kedua, souvenir utama bros dan gantungan kunci handmade buatan Cherish HM, rekomendasi! Soalnya saya ownernya qiqiqi..


9. SESERAHAN


Seserahan.

1. Box berisi peralatan ibadah (mukena, sajadah, tasbih dan Al-Quran.
2. Box berisi peralatan mandi, perawatan tubuh dan makeup.
3. Box berisi pakaian kerja, dress, sepatu dan tas
4. Box berisi pakaian tidur, pakaian dalam, dll.

Selain Box seserahan:

àBuah-buahan, pisang, wajik dan jadah/kue-kuean.

àSepasang cincin kawin.

àSeperangkat perhiasan.

àUang dapur


10. MAHAR ATAU MAS KAWIN


Mahar.

Uang hias buatan Kangmas atas desakan paksa saya sendiri qiqiqi.. senilai tanggal pernikahan kami : 17 Agustus 2014, hayoo berapa rupiah? Gak banyak kok, saya berusaha meringankan mahar, karena niat utama kami menikah sederhana saja, kami gak malu kok, bangga malah.. sesuai kemampuan kami saat itu.


Bangga karena bisa mandiri untuk beberapa hal, dan berusaha gak banget-banget nyusahin orang tua, meski tetep aja nyusahin yak qiqiqi..

MasyaAllah Tabarakallah, betapa beruntungnya kami saat itu, prihatin yang gak memprihatinkan.  



11. HENNA 







Salah satu part yang saya pingin banget dilakukan. Ini saya browsing-browsing aja, eh jotoh ketemu jasa henna nya kak Dewi. Lumayan memuaskan, biaya nya sendiri senilai 350.000, bisa dipanggil kerumah.

Saya orangnya aslinya gak suka neko-neko, apalagi tampil girly gitu, tapi entah kenapa pake henna ini kudu banget, enggak boleh lewat. Alhamdulillah gak puas banget karna udah kesampean hahaha.. Ampuni aku ya Allah..


12. MC DAN HIBURAN




Hiburan juga tersedia, sejenis organ tunggal atau campur sari gitu, yang ini juga bukan rekomendasi saya. Ini requestnya Bapak, beliau pecinta Campur Sari (dulunya). Biduan nya lumayan sopan sih, jadi gak masalah. Saya sendiri kurang suka sama hiburan yang begituan. Lebih prefer Marawis atau Gambus.

Untuk MC akad saya biasa mempercayakan seorang tokoh masyarakat di lingkungan kami, beliau yang terbaik. Sedang MC resepsi dilanjutkan oleh tim organ tunggal yang telah kami sewa.

Demikianlah cerita menikah kami yang super sederhana, meski ada yang lebih sederhana qiqiqi.. Sampai jumpa di tulisan saya selanjutnya, kalau cerita menikah mu gimana, Gaes?

HENNY F LESTARI 

0 Comments