BAPER, SUAMI DI PERHATIIN TETANGGA

"Ayah, selama sama Bunda ada keluhan sakit magh gak"
"Gak tuh, kenyang mulu kan, alhamdulillah"
.
Jawaban itu sudah cukup membuatku sumringah, legaa. Waktu yang lalu, ada seorang teman yang -peduli- menyarankanku untuk mengecek kondisi kesehatan suamiku. Dia bilang khawatir ada sakit magh kronis tersebab kopi, yang katanya bahaya bagi nyawa seseorang peminumnya.
.
Siapa sih yang gak khawatir ditakut-takutin kayak gitu. Ya Allah, aku aja gak sampai hati bersuudzon terhadap nikmat sehat dari Sang Maha Pemberi Kesehatan. Yang aku pahami sih, sehat ataupun sakit itu datangnya dari fikiran, sugesti atau prasangka seseorang hamba. Diimbangi gaya hidup yang nyatanya selaras sama fikirannya itu tadi.
.
Aku kalau gak terpaksa banget gak mau nengokin dokter (baca: berobat ke dokter) paling mentok ke bidan wkwkwk.. *sama aja boong. Tapi bener gini maksudku, aku pengennya sehat, keluargaku sehat, aku takut ke dokter, takut di diagnosa aneh-aneh, dikasih obat aneh-aneh. Dan kalau udah aneh-aneh gitu, kepikiran, yang ada loyo karena banyak kekhawatiran. Aku kan orangnya ba-per an, jadi bukannya lega berobat malah jadi nge-drop takutnya. Gak kaya orang-orang yang mentalnya kuat, sakit ini sakit itu masih semangat selfie-selfie.
.
Makanya aku berusaha jaga kesehatan, ikhtiarnya begitu. Gak lupa doa, minta sehat, ayem, tentrem sama Gusti Allah SWT. Ayok, yah No Noey.. Jaga kesehatan. Kurangin kebiasaan yang gak perlu (tau kan? tanpa aku sebutkan) Honey, Alhamdulillahirabbil'alamin, Allah sudah mengangkat derajat kita memperbaiki perekonomian kita, akan lebih baik kalau kita sehat terus biar bisa mensyukuri hidup lebih lama lagi, jadi tua bersama. Menyaksikan anak kita dewasa.
.
#postingangaje

0 Comments