MISI HIDUP



Alhamdulillah peran saya sebagai seorang ibu, istri, anak, kerabat juga sebagai seorang muslimah memang mendukung saya untuk terus menekuni berbagai ilmu ibu profesional. Meski namanya ibu profesional namun setelah ditekuni sedikit-sedikit ternyata menjadi ibu profesional itu tidak melulu tentang menjadi ibu yang baik buat anak sendiri, di ilmu ini juga dibantu menggali potensi seorang wanita menjadi pribadi yang taat pada Tuhannya, menjadi manfaat bagi keluarga juga alam sekitar.

Tidak ada satupun makhluk ciptaan Allah yang berakhir sia-sia. Dulunya saya sering merasa menjadi pribadi yang gak bisa apa-apa, terutama dibidang rumah tangga, tapi begitu memahami bahwa setiap makhluk yang Allah ciptakan pasti memiliki perannya masing-masing, saya bangkit dari keterpurukan dimasa lalu. Bahwa saya dibutuhkan disini, oleh anak, oleh suami, keluarga bahkan lingkungan sekitar. Semoga Allah Subhanahuwata'ala memberi kemudahan.

Saya yang notabene lulusan Bahasa Inggris, kadang dimintai tolong oleh tetangga sekitar untuk membantu anak-anak mempersiapkan diri dalam menghadapi ujian, baik ujian sekolah maupun replacement test. Sejak itu, saya senang mengajar. Terlebih ketika anak yang saya bimbing berhasil melewati testnya.


Saya kurang nyaman bekerja diperusahaan. Selain menguras banyak waktu juga terlalu banyak tekanan kerja yang mengakibatkan waktu saya bersama keluarga kurang dan membuat saya mudah emosi karena kepikiran urusan kerjaan. Saya ingin mendidik anak dengan tangan saya sendiri, rugi sekali jika waktu saya habis diluar sana. Maka saya ingin memperdalam ilmu entrepreneur, guna tetap produktif sembari menjaga hubungan tetap intens bersama keluarga tercinta. Alhamdulillah, saya sudah memulai usaha ini sejak sebelum menikah, hanya saja masih kurang fokus untuk mengembangkannya.

Sebelumnya saya masih luntang-lantung, kini misi hidup kian mengerucut, yaitu menjadi perempuan profesional dalam urusan rumah tangga, menjadi perempuan produktif dari apa yang sangat saya senangi, menjadi Madrasatul Ula bagi anak-anakku, menjadi peneduh hati, pembuat rindu dan pembasuh luka bagi suami, anak dan seluruh anggota keluarga.


#seflhealing
#menulisuntukdirisendiri 

#tuntasdiri

2 Comments

  1. Waaah.. Mbaknya Sastra Inggris. Luar biasaaa.. benar juga ya mbak. Selama kita punya " Misi " dalam hidup, tak ada aang sia-sia. Hihihi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkwkwk.. cuma lulusan bahasa inggris Mbak Ewa, belum bisa mempertanggungjawabkan gelar inih sayah qiqiqi..

      Betul Mbak, 'misi' ini benar-benar menggiring saya ke arah hidup yang lebih spesifik dan tentunya lebih baik.

      Terimakasih sudah mampir Mbak Ewa :) *girang

      Delete