TRIP SERIES : JOGJA DAY #2


Setelah kemarin mengulas Jogja dihari pertama, cerita dihari kedua di Jogja, kami bangun kesiangan sodara-sodara. Padahal dari semalem kita pingin banget jalan kaki subuh di Malioboro, tapi karena semaleman kita kebanyakan becanda alhasil kami tidur kemaleman deh.


Sekitar jam 10 pagi kami telah siap untuk berpetualang kembali. Tujuan dihari kedua ini sebenarnya banyak banget, tapi bingung hehe.. Jadi salalh satu dari kami menyarankan agar langsung menuju Candi Borobudur. Oke deh, lets go!

Bagai sayur tanpa garam, belum lengkap rasanya kalo belum foto-foto didepan hotel.. Caelaahh.. 


Foto didepan Hotel Inna Garuda Yogyakarta

BOROBUDUR

Teriknya mentari menyambut kami di pelataran Candi Borobudur. Terang saja, ternyata kami sampai tepat jam 12 siang. Sungguh bukan waktu yang tepat buat cewek-cewek berkulit kinclong buat jalan-jalan dan berjemur tanpa panorama pantai wkwkwk..


Untungnya disepanjang pinggiran jalan menju pintu masuk candi ada begitu banyak penjual topi noni-noni belande yang lumayan pas buat menghalau panas matahari.

Singkat cerita, setelah poto sana poto sini, ngeceng sana ngeceng sini, jajan-jajan (ups!) kamipun bergegas pindah ke target operasi selanjutnya.






LEGEND! BAKPIA KURNIA SARI

Foto : Google
Disini kebingungan mulai menyerang kami, niatnya kami berharap bisa mengunjungi beberapa lokasi wisata lagi seperti pantai, kali urang atau yang lainnya. Namun karena waktu yang sudah mulai sore akhirnya kami harus cukup puas dengan satu objek wisata saja, selanjutnya kami melakukan pencarian oleh-oleh khas Jogja atas rekomendasi Mela yaitu Bakpia Kurnia Sari, yang konon memiliki cita rasa berbeda dari bakpia yang pernah ditemukan di dunia ini *eetttdah*

Foto : Google

Well, setelah berpuyeng-puyeng dan sempet googling, didapatilah lokasi yang menjual bakpia tersebut. Hmm, dari baunya saja udah mneggugah selera. Ngiler duluan deh ane. Saya dan si honey memutuskan membeli 6 box saja (rasa keju dan kacang hijau) lumayan buat oleh-oleh pulang ke Tangerang. Oh iya, perbox nya Rp. 35.000 kalau gak salah.

MALIOBORO

Hari mulai gelap, pertanda sore dan akan turun hujan. Kami kembali ke losmen untuk mandi yang kemudian jjs kedua di sekitaran malioboro, kota yang gak pernah sepi. Kali ini kami cari makan di angkringan yang agak rame. Tapi sumpah ternyata makanannya gak banget, dengan harga yang gak banget. Gak lagi-lagi deh makan disitu.




Setelah kenyang, kami memutuskan buat shopping karena ini malam terakhir kami di malioboro jadi kami benar-benar puas-puasin diri menjelajah keseluruh tempat meskipun hujan turun rintik-rintik. Tapi itu menambah kenangan indah kami agar kelak bisa menjejakan kaki kembali ditempat ini.

Malam makin larut, kami kembali ke kandang masing-masing. Ini adalah malam terakhir, puas-puasin deh gokil-gokilan di kamar ini, guys!

Wkwkwk..




Demikianlah, cerita hari kedua di Jogja kami. Untuk petulangan kami di Jogja di hari ketiga alias hari terakhir, nantikan dipostingan selanjutnya ya. Mari bobo.. Zzzz..

0 Comments