MASUK TK B



Tahun 2020 ini, Rays saya bantu putuskan untuk lanjut ke TK B, meski saya tau, usia nya belumlah genap 6 tahun.

Ada pendidikan karakter yang memang tertinggal, mengingat usianya belumlah mature untuk rata-rata anak usia TK B. Itulah kebimbangan saya saat ini, karena mungkin penyebab belum maturenya ia, disebabkan oleh pola asuh saya terhadap Rays.

It is not about intelligence, I know. Banyak faktor, dan saya hanya ingin Rays memiliki tumbuh kembang yang dinamis.

Selepas ia menjalani pendidikan di TK A dan TK B nya, yasudah, selanjutnya akan ada banyak plan yang bisa jadi solusi, yang penting dia senang aja dulu menjalani sekolah di usia dini nya saat ini.

Saat saya tanya, apa Rays pingin stop sekolah formal untuk sementara waktu, khawatir dia “memang bosan” bersekolah sejak usianya belum genap 3 tahun. Jawabannya, “aku pengen sekolah, Nda, nanti aku mau SD bareng teman-teman, sama Zaki, sama Ucen”

Jadi kalo saya, biarkan dia stay di kelas A, kasihan aja gitu dia tahun depan, dia punya impian pengen SD bareng sama teman-teman se-levelnya saat ini. Seenggaknya saya gak mau gambling dengan masa depannya setahunan ini, mending diselesaikan saja dulu, syukur-syukur dikasih kelancaran biar lulus dengan standar yang ada.

Dia memang ngambekan, susah fokus jika belajar disekolah, maka ya tugas bagi saya nelatenin dirumah demi mengejar ketertinggalannya di sekolah. Alhamdulillah, anugerah bagi saya tetap dapat kesempatan menjadi Madrasatul ‘Ula bagi Rays meski ia formalitas belajar di sekolahan.

Ya gakpapa sih, banyak yang ketinggalanpun, gak papa kok, sungguh. It is not about intelligence, i said repeatedly.

Lagi-lagi, “yang penting dia senang sekolah”, menuntut ilmu mungkin segalanya, namun, ngejar ilmu gak only mesti disekolahan.

Rencana nya memang bakal ada plan b, plan c, plan d, etc. Yang penting dia happy aja dulu kelarin jenjang sekolahnya di TK B. Misal tahun depan belum siap masuk SD, ya gak papa,  kita bisa homescholing aja lagi ya Nak. Rays siswanya, Bunda cikgu nya.

Atau ikut les, atau apalah-apalah, banyak banget jalan menuju Roma. Intinya bagi saya masa kecil yang bahagia adalah segala nya, akan ada masanya tersendiri dia akan menguasai banyak hal di usia yang semestinya. Kadang suka lupa, kalo dia itu masih anak usia dini, ya ampun, segini nya amat.

Setelah Rays suka dan menguasai kemampuan baca-tulis nya nanti, insyaAllah kita fokusin belajar Qiroati, dan English Speaking. Semoga Allah meridhoi dan membackup, mengoreksi yang salah, menyempurnakan yang kurang, dan memberkahi yang sudah ada.

Terimakasih sudah bersedia mampir dan menyempatkan membaca, saya akan senang sekali jika teman-teman berkenan meninggalkan komentarnya dibawah ini – HENNY F LESTARI



0 Komentar